Salingsapa

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK ) TAMAN KANAK-KANAK

Sabtu, 16 April 2011 11:54 WIB | Dibaca 3528 kali
“ … Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga …” (HR. Muslim)



CONTOH KARYA TULIS ILMIAH (KTI) :

LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK ) TAMAN KANAK-KANAK

INTEGRASI OUTDOOR LEARNING DAN INDOOR LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK DI TK XXXXX

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pembelajaran merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang memadukan

secara sistematis dan berkesinambungan suatu kegiatan. Pembelajaran di

taman kanak-kanak bersifat spesifik didasarkan pada tugas-tugas

pertumbuhan dan perkembangan anak dengan mengembangkan aspek-aspek

perkembangan yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial,

emosional, kemandirian, berbahasa, kognitif, fisik/motorik dan seni.

Kemandirian anak sebagai salah satu aspek perkembangan Bidang

Pengembangan Pembiasaan Program Pembelajaran Taman Kanak-kanak Kurikulum

2004 mempunyai peran penting, karena aspek kemandirian dimaksudkan

untuk membina anak agar dapat menolong dirinya sendiri dalam rangka

kecakapan hidup (life skill), serta memperoleh keterampilan dasar yang

berguna untuk kelangsungan hidup anak. Melalui pemberian rangsangan,

stimulasi dan bimbingan, diharapkan akan meningkatakan perkembangan

perilaku dan sikap melalui pembiasaan yang baik, sehingga akan menjadi

dasar utama dalam pembentukan pribadi anak sesuai dengan nilai-nilai

yang ada dimasyarakat.

Pembelajaran kemandirian anak yang diarahkan untuk mengembangkan

kecakapan hidup melalui kegiatan-kegiatan konkrit yang dekat dengan

kehidupan anak sehari-hari mempunyai peranan penting. Namun keberhasilan

kegiatan belajar mengajar yang mengembangkan aspek kemandirian anak

sering meresahkan guru Kelompok A-1 TK XXXXXXX. Berdasarkan pengamatan

mulai awal masuk sekolah sampai pertengahan semester I Tahun Pelajaran

2006/2007 menunjukkan bahwa kemandirian murid Kelompok A-1 masih kurang.

Kondisi ini diindikasikan dengan anak tidak mau menerima tugas dari

guru, dalam mengerjakan tugas tidak tuntas, anak kurang percaya diri

mampu mengerjakan tugas sendiri dan selalu meminta bantuan guru, serta

kurang antusias dalam kegiatan belajar mengajar. Penulis perlu mengatasi

masalah tersebut dengan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

1.2 Identifikasi Masalah

Kegiatan pembelajaran diarahkan untuk memberdayakan semua potensi

peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan. Kegiatan

pembelajaran mengembangkan kemampuan untuk mengetahui, memahami,

melakukan sesuatu, hidup dalam kebersamaan dan mengaktualisasikan diri.

Dengan demikian, kegiatan pembelajaran perlu : (1) berpusat pada peserta

didik; (2) mengembangkan kreatifitas peserta didik; (3) menciptakan

kondisi yang menyenangkan dan menantang; (4) bermuatan nilai, etika,

estetika, logika dan kinestetika; (5) menyediakan pengalaman belajar

yang beragam. (Puskur 2004 dalam Majid, 2005)

Supaya proses belajar itu menyenangkan, guru harus menyediakan

kesempatan kepada anak didik untuk melakukan apa yang dipelajarinya,

sehingga anak didik memperoleh pengalaman nyata. Model pembelajaran

dengan jenis kegiatan bervariasi serta pendekatan belajar sambil

bermain, bermain seraya belajar dapat menumbuhkan motivasi, percaya diri

dan tanggung jawab anak didik untuk melakukan tugas yang diberikan guru

secara mandiri.

Agar kemandirian anak dalam pembelajaran dapat meningkat, maka diusulkan

penerapan integrasi outdoor learning dan indoor learning pada Kelompok

A-1 TK XXXXXXX.

1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang dan identifikasi masalah dalam penelitian ini, dikemukakan permasalahan sebagai berikut :

Bagaimanakah integrasi outdoor learning dan indoor learning dapat meningkatkan kemandirian anak pada Kelompok A-1 TK XXXXXXX.

1.4 Tujuan

Tujuan penelitaian tindakan kelas ini, sebagai berikut :

Untuk mengetahui bagaimana integrasi outdoor learning dan indoor

learning dapat meningkatkan kemandirian anak pada Kelompok A-1 TK

XXXXXXX.

1.5 Hipotesis Tindakan

Hipotesis dalam penelitaian tindakan kelas ini sebagai berikut :

Integrasi outdoor learning dan indoor learning dapat meningkatkan

kemandirian anak pada Kelompok A-1 TK XXXXXXX.

1.6 Manfaat Penelitian

a. Manfaat bagi anak didik :

• Memberikan pengalaman belajar yang atraktif, berkesan dan bermakna.

• Memberikan pengalaman belajar yang nyata dengan kegiatan outdoor learning dan indoor learning.

• Meningkatkan kemandirian anak.

b. Manfaat bagi guru :

• Meningkatkan kreatifitas guru dalam menemukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemandirian anak.

• Meningkatkan peranan guru dalam mendampingi anak didik melakukan

kegiatan pembelajaran, sebagai usaha mengatasi masalah kemandirian anak.

c. Manfaat bagi sekolah :

• Memberikan masukan bagi peningkatan mutu pembelajaran yang kreatif dan inovatif di taman kanak-kanak.

• Memberikan inspirasi untuk menggali dan mewujudkan model-model

pembelajaran yang inovatif dengan mengoptimalkan potensi lingkungan

sekitar taman kanak-kanak.

• Sebagai sarana pengembangan dan peningkatan profesionalisme guru.

comments powered by Disqus