Salingsapa

Bukti kesalahan/ kejanggalan/ kepalsuan Alkitab/ Bible Kristen | benar-kebenaran pun datang.

Sabtu, 28 Desember 2013 21:20 WIB | Dibaca 4396 kali
“ … Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga …” (HR. Muslim)



Yesus adalah ciptaan Allah. Yesus beragama Islam. Yesus pun juga Muslim, ia bukanlah orang Kristen. Agama Kristen dan penuhanan Yesus baru ada setelah 3 abad pengangkatannya. Pengangkatan Yesus menjadi anak tuhan hanya melalui persidangan manusia yaitu "Konsili Nicea" pada tahun 325 M setelah terjadi perselisihan hebat tentang kerasulan Yesus, berikut konsili lainnya.

Sebenarnya Nabi Isa adalah ciptaan Allah yang diangkat menjadi Rasul Allah. Ia bukanlah anak Allah. Ia juga menyembah Allah. Ia ciptaan Allah yang diciptakan dengan tiupan roh dan firman Allah "Kun" ("jadilah!"), maka kehendakNya pun terjadi. Begitu pula kita diciptakan dengan Roh dan Firman Allah "Kun" ("jadilah!"), maka kitapun jadi.

Nabi Isa lahir dari rahim seorang gadis perawan bernama Siti Maryam. Maryam adalah seorang muslimah berjilbab yang berakhlak mulya dan tak tersentuh oleh lelaki yang bukan muhrim, yang diasuh oleh Nabi Zakariya. Saat dewasa Maryam suka menyendiri di tempat ibadah untuk menyembah Allah, tepatnya di Masjidil Aqsa.

Setelah melahirkan, Maryam berpuasa dari berbicara. Sehingga Maryam menunjukkan pada Isa, tiap kali Isa dituduh anak Allah. Isa pun diberikan mukjizat oleh Allah dapat berkata dalam masa buaian. Inilah jawaban Isa atas tuduhan mereka:

``Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi yang di berkati di manapun aku berada, dan Dia (Allah) memerintahkanku untuk mendirikan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup``. (QS. Maryam 19:30-31)

Setelah Isa Rasulullah diangkat menjadi Nabi dan Rasul Islam, ia pun menyebarkan ajaran tauhid Islam pada bangsa Yahudi. Ia mengajak kaum Israel agar kembali ke jalan Allah serta menjauhi patung, taghut dan kemusyrikan (penyekutuan Allah).

Seperti ajaran Nabi Ibrahim sang pembangun Ka`bah pada kaumnya, Nabi Isa pun mengajarkan 2 syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji bagi yang mampu pada bani Israel. Salah satu ajarannya pula memberi kabar akan datangnya Nabi Muhammad. Sebagaimana tercantum dalam Al-Qur`an:

“Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan Kitab sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan datangnya seorang Rasul yang akan datang sesudahku yaitu Ahmad (Muhammad).” (QS Ash-Shaf 6)

Diantara mereka yang beragama Islam adalah ke-12 sahabat Isa dari bangsa Al-Hawariyyin, Israel. Mereka juga Muslim, mereka tidaklah menyembah Isa, melainkan mereka hanyalah menyembah Allah Yang Maha Esa. Mereka juga shalat, sunat, puasa, haji, tidak makan babi dan bir, dll. Sebagaimana tecantum dalam Al-Qur`an:

"Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran dari mereka (Bani Israil) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk menegakkan agama Allah?"

Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong agama Allah. Kami beriman kepada Allah, dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang MUSLIM" (QS. Ali `Imran:52)

Setiap Nabi itu "Ma`shum" alias dijaga dari melakukan maksiat, apalagi kekafiran, apalagi menganggap dirinya sekutu Allah.

Nabi Isa dibunuh di tiang salib bukanlah karena ingin menebus dosa, melainkan karena mendakwahkan agama tauhid Islam yang hanif (lurus) dan bersih pada bani Israel. Namun yang disalib bukan Isa tetapi orang yang diserupakan dengannya.

Sebenarnya, Tuhan yang disembah umat Kristen bukan "Allah". Kata Allah hanya dipakai sebagai ganti kata "Tuhan", karena sebenarnya Tuhan Kristen itu ilah, alah atau Tuhan.

Kata Allah sebagai ganti kata Tuhan dalam Kristen hanya dikenal di Indonesia. Sedang diluar tidak mengenal kata Allah sebagai ganti kata Tuhan, melainkan kata Gods, Lord (Tuan), Rab, ilah, alah, Gott, Diey dan kata-kata Tuhan lainnya.

ALLAH adalah nama khusus tuhan Islam (eksklusif). Allah Islam tidak dapat diartikan ataupun diterjemahkan. Allah sendiri memberi nama Allah, agar berbeda dari sebutan kaum kafir yang mengatakan ilah, alah atau rab.

Injil sekarang sudah diubah! Tetapi Injil asli sekarang telah terkumpul dalam Al-Qur`an. Andai Injil yang asli masih bertahan hingga sekarang, tentu mereka akan tahu jika Isa adalah ciptaan Allah, yang diangkat menjadi utusan-Nya. Dalam Injil asli tsb juga disebutkan Isa bersyahadat, shalat, zakat dan haji, dan memberikan kabar gembira akan datangnya nabi akhir zaman yaitu Nabi Muhammad SAW.

Arkeolog membantah ketuhanan Isa. Setelah penemuan Naskah Laut Mati dan Injil Barnabas mereka meyebutkan Isa sebagai sosok manusia, menikah, poligami, punya anak dan mati secara wajar (selengkapnya http://goo.gl/Edctr)

Allah hanya menurunkan dan meridhai agama Islam. Sebenarnya, Islam sudah ada sejak Nabi Adam diciptakan. Nabi Muhammad hanya sebagai Penerus dan Penyempurna ajaran agama Allah, Islam. Nabi Ibrahim orang yang pertama kali membangun Ka`bah dan Masjidil Haram.

Ingat Isa bukan anak Allah! Isa adalah ciptaan Allah! Isa bukan sekutu Allah!!

Jangan menyekutukan Allah dengan sesuatu atau makhluk-Nya atau Isa yang merupakan ciptaan-Nya.



Lebih lengkap Para Nabi juga Muslim =>

http://goo.gl/dM8hm

- Isa pun mengajarkan 2 kalimah Syahadat => http://goo.gl/Q4F2A

comments powered by Disqus