Salingsapa
​NARASI MUHAMMAD
Rabu, 16 Desember 2015 18:00 WIB

“Aku bisa berdoa kepada Allah untuk menyembuhkan butamu dan mengembalikan penglihatanmu. Tapi jika kamu bisa bersabar dalam kebutaan itu, kamu akan masuk surga. Kamu pilih yang mana?”

view more
Musafir Cerdas
Kamis, 10 Desember 2015 14:00 WIB

Orang yang cerdas adalah yang mempersiapkan diri untuk kehidupan yang tiada berakhir. Dan orang yang teramat bodoh adalah orang yang mengorbankan kehidupan yang abadi demi kesenangan yang hanya sekejap. Yuk Jadi Orang Cerdas !

view more
Vitamin A untuk Anak Kita
Kamis, 26 November 2015 09:00 WIB

Tantangan zaman yang luar biasa berat bagi anak-anak kita saat ini membutuhkan Vitamin A (Ayah) yang memiliki peranan sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak. Ayah…Engkaulah nahkoda, penentu Garis Besar Haluan Keluarga, engkau yang menentukan kemana keluarga kita akan kau bawa. Engkau bukan hanya pencari rizki yang penuh berkah, yang menyediakan makanan lezat dan pakaian yang hangat, serta rumah dan isinya yang tak mudah berkarat, bagi kami kau adalah pembimbing anak dan istri yang hebat.

view more
Yuk BESANAN...!
Senin, 23 November 2015 09:00 WIB

Ini memang bukan zaman Siti Nurbaya. Ya, karena ini zaman yang akan mengembalikan kebesaran Islam. Kehadiran kembali generasi sehebat generasi terbaik; Sahabat Rasulullah. Dan tema kita ini merupakan salah satu konsep parenting nabawiyah. Cobalah tengok ke kanan dan kiri tempat anda duduk mengaji bersama. Ada teman-teman kita yang sama rajinnya dengan kita dalam menuntut ilmu Islam. Sudah lama kita mengenal kebaikan, ilmu dan semangatnya membentuk keluarga Islami. Kalau di keluarga itu ada pasangan yang tepat untuk anak kita, bisikkan kepadanya: Yuk, besanan...!

view more
Ketika Anak Bertanya Tentang Allah
Minggu, 22 November 2015 14:00 WIB

Utamanya pada masa emas 0-5 tahun, anak-anak menjalani hidup mereka dengan sebuah potensi menakjubkan, yaitu rasa ingin tahu yang besar. Seiring dengan waktu, potensi ini terus berkembang (mudah-mudahan potensi ini tidak berakhir ketika dewasa dan malah berubah menjadi pribadi-pribadi “tak mau tahu” alias ignoran). Nah, momen paling krusial yang akan dihadapi para orang tua adalah ketika anak bertanya tentang ALLAH. Berhati-hatilah dalam memberikan jawaban atas pertanyaan maha penting ini. Salah sedikit saja, bisa berarti kita menanam benih kesyirikan dalam diri buah hati kita. Na’uzubillaahi min dzaliik.

view more
DARURAT GADGET
Rabu, 18 November 2015 15:00 WIB

Dulu, kebersamaan begitu Indah. Suami istri bisa saling menatap wajah, tapi sekarang semua berubah karena Gadget. Saat menatap wajah, ternyata pasangan Anda sedang menatap gadget. Saat makan bersama, dulu bisa saling bercakap-cakap. Kini, semua berubah...! Tangan kanan pegang sendok, tangan kiri pegang Gagdet. Saat bersama di ruang tamu. Dulu, saling bertanya kabar antar anggota keluarga. Sekarang...? Anak main game di Tablet, Ayah sibuk melayani klien di BBM dan Ibu sedang asyik bersosialita di Facebook. Saat berada di dalam mesjid, dulu bisa khusyu' mendengar pengajian. Tak ada yang dirisaukan. Sekarang...? Duduk bersila di depan ustadz, wajah menunduk, mata serius menatap gagdet dan tangan sibuk mengetik keypad...! Bagaimana dengan dirimu sahabat, apakah juga sama...???

view more
Persiapan Calon Istri
Jum'at, 06 November 2015 08:00 WIB

Istri… hmmm, wanita hebat di belakang suami | Hebatnya karena tempaan diri | Madrasah pertama bagi anak-anaknya pula. Menjadi istri itu mudah | Tanpa ilmu pun bisa | Tapi masa’ mau jadi istri yang biasa-biasa saja? Tidak kan?. Yuk muslimah persiapkan diri menjadi calon istri.

view more
Persiapan Menjadi Suami
Rabu, 04 November 2015 13:00 WIB

Suami itu title prestisius | Hanya yang bermental kuat yang bisa mengambilnya | Yang penakut hanya berkutat pada title Pacar Cowok. Tak sadarkah kita para calon suami, bahwa kita dituntut lebih kelak saat berumah tangga. Kita lah pemimpin rumah tangga | Kita lah yang menentukan mau dibawa kemana keluarga kita kelak. Sudah sejauh apakah persiapan kita untuk mengemban amanah berat itu? Main-main kah persiapan kita. Kasian anak istri nanti.

view more
OTORITAS ATURAN "AYAH KEPSEK"
Selasa, 03 November 2015 08:00 WIB

Ayah yang tak mau menegakkan aturan dalam rumah pada dasarnya mendzholimi si ibu juga anak. Membiarkan anak dengan kesalahannya dan mencabut fungsi dasar ibu sebagai pemberi rasa nyaman. Terlebih jika ayah ikut-ikutan menyalahkan sang ibu. Lengkaplah predikat ibu sebagai ‘musuh’ bagi anak. Ingat. Petaka pertama pengasuhan: ketika ibu tak lagi dicintai dan dirindukan oleh buah hatinya. Maka, ayah harus pulang. Terlibat dalam pengasuhan. Tunjukkan otoritas dan ketegasan. Jangan biarkan ibu yang ambil alih fungsi ini. Biarlah anak merasa ayahnya galak dan tegas. Karena memang inilah the real father. Asalkan anak merasa nyaman dengan ibunya, itu lebih baik. Saat protes dengan keputusan ayah, ibulah yang menenangkan dan menguatkan. Inilah keseimbangan dalam pengasuhan. Ayah sebagai pemilik otoritas aturan bertugas menjaga anak dari pengaruh buruk lingkungan. Dan ibu sebagai pemberi rasa nyaman menjadi daya pikat anak untuk selalu pulang.

view more
Kisah Seorang Lelaki Yang Ingin Memukul Rasulullah
Senin, 02 November 2015 14:01 WIB

Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallaam sebelum meninggal. Rasulullah telah jatuh sakit yang agak lama, sehingga Rasulullah tidak dapat sholat berjamaah dengan para sahabatnya di Masjid. Pada suatu hari Rasulullah meminta beberapa sahabat membawanya ke Masjid. Rasulullah di dudukkan atas mimbar, lalu Rasulullah meminta Bilal memanggil semua para sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak dapat melihat Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallaam. Kisah selengkapnya mari simak tulisan ini yah sahabat. Semoga memberi manfaat dan kebaikan.

view more
Mencari Berkah Pasca Nikah
Minggu, 01 November 2015 05:53 WIB

Ini bukan tentang barca versus madrid. Tapi bagaimana mencari barca (alias berkah) pasca married. Berkah itu penting. Jika tak ada dalam rumah tangga, suasana bisa genting. Masalah datang menambah pusing. Rumah tangga ibarat tanah lapang. Jika tak ditanam pepohonan, yang tumbuh rumput ilalang. Kebaikan hilang, keburukan datang.

view more
Bilal dan Adzan Terakhirnya
Senin, 26 Oktober 2015 11:00 WIB

Semenjak Rasulullah wafat, Bilal menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengumandangkan adzan lagi. Ketika Khalifah Abu Bakar memintanya untuk menjadi muadzin kembali, dengan hati pilu nan sendu bilal berkata: "Biarkan aku hanya menjadi muadzin Rasulullah saja. Rasulullah telah tiada, maka aku bukan muadzin siapa-siapa lagi". Abu Bakar pun tak bisa lagi mendesak Bilal untuk kembali mengumandangkan adzan. Kesedihan sebab ditinggal wafat Rasulullah terus mengendap di hati Bilal. Dan kesedihan itu yang mendorongnya meninggalkan Madinah, dia ikut pasukan Fath Islamy menuju Syam, dan kemudian tinggal di Homs, Syria. Ingin tahu kisah selengkapnya? Yuk sahabat simak tulisan ini yah. Semoga bisa dipetik hikmahnya.

view more